Sunday, November 22, 2009

Edisi November - Desember 2009

Pada edisi November dan Desember 2009 ini kami mencoba mengangkat isu "Neighbour Invasion" dan "Indonesian Island For Sale".

"Neighbour Invasion"

Isu ini kami coba angkat karena tahun 2009 ini terjadi lagi sebuah pengakuan secara sepihak terhadap Tarian Pendet dan corak Batik Indonesia oleh "negara tetangga". Walaupun pengakuan tersebut tidak secara terang-terangan tapi terjadi sentimen publik terhadap "negara tetangga" itu. Hal ini dengan mudah dapat kita temukan di banyak jejaring sosial di dunia maya. Dengan membuat grup, banyak Warga Negara kita yang "menyerang" mereka, begitu juga sebaliknya.



Selain pengakuan tersebut ada juga faktor lain yang membuat banyak dari Masyarakat Indonesia yang kesal terhadap kejadian-kejadian pemboman di Indonesia, yang ternyata penyebar ideologi pemboman tersebut berasal dari sana. hal-hal inilah yang membuat masyarakat kita geram terhadap "Negara Tetangga" kita, walaupun secara pemerintahan kedua negara tidak pernah ada kesepakatan konflik. Ironis..

"Indonesian Island For Sale"

Indonesia.. banyak yang mengakui keindahannya, dan kekayaan alamnya. Namun, oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab, dan tidak memiliki rasa nasionalisme, MENJUAL tiga pulau yang masih berada dalam kawasan Indonesia. Ketiga pulau itu adalah Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui yang semuanya terletak di Kepulauan Mentawai.
Penjualan 3 pulau itu diiklankan di situs privateislandonline.com dengan judul 'Islands for Sale in Indonesia'. Dalam iklan di situs itu, masing-masing pulau tersebut dijual dengan harga yang bervariasi. Pulau Makaroni yang memiliki luas 14 hek
tar dihargau US$ 4 juta, Pulau Silionak yang memiliki luas 24 hektar dibandrol US$ 1,6 juta dan Pulau Kandui yang memiliki luas 26 hektar dihargai US$ 8 juta.

Iklan juga menampilkan peta Indonesia dan disertai foto keindahan pulau tersebut. Pulau Makaroni misalnya, selain memiliki air laut yang berwarna indah, beberapa bungalow juga sudah terbangun di sepanjang pinggir pantai pulau tersebut.

Sementara Pulau silionak dan Pulau Kandui juga tidak kalah indahnya. Meski gambar kedua pulau tersebut diambil dari kejauhan, tapi nampak keindahan yang terpancar dari dua pulau yang sama-sama terletak di kepulauan Mentawai ini.
Di Indonesia pada 2007 lalu juga sempat heboh dengan dijualnya dua pulau yakni Pulau Panjang dan Meriam Besar yang dijual oleh Karangasem Property melalui situs www.karangasemproperty.com. (disadur dari detikinet.com)



Sebenarnya apa sih yang membuat hal-hal ini terjadi..?? Pencurian, pengakuan, pemboman..
Mungkin hanya dari dalam diri kita masing-masing yang bisa menjawab. Apakah kita yang mengaku mempunyai beragam budaya, sudah menjaga kebudayaan kita dengan baik..? sehingga kita bisa membela diri bila ada yang mengklaim kebudayaan kita.. atau, apakah bom adalah jalan terakhir untuk mereka si pelaku pengeboman..?? sangat mubazir kekayaan alam dan budaya kita habis atau hilang dimaanfaatkan pihak lain..

Dengan tidak bermaksud menggurui marbles mencoba menuangkan isu ini pada suatu bentuk desain kaos untuk mengajak kita semua untuk lebih peka terhadap kebudayaan dan kekayaan alam Indonesia. Dimulai dari diri kita sendiri agar bisa mengingatkan keluarga, sahabat, kawan terdekat kita..