Showing posts with label busana. Show all posts
Showing posts with label busana. Show all posts

Tuesday, November 6, 2012

Mengelola Bisnis Distro



Kaos Distro – Menjamurnya outlet-outlet distro menjadi cerminan betapa potensialnya bisnis ini, potensi bisnis ini didukung oleh semakin banyaknya orang-orang yang memperhtikan penampilan mereka. Makin berkembangnya bisnis ini secara umum telah mendongkrak usaha kecil karena biasanya distro yang kini berkembang dikelola oleh pemodal-pemodal kecil dan menengah.

Laris manisnya bisnis distro ini tak terlepas dari kaula muda yang menjadi konsumen utama, ingin tampil beda karena biasanya desain koas distro mempunyai desain unik, kreatif dan yang paling penting adalah limited, dan desain Kaos distro yang memiliki desain yang bagus, unik dan limited lah yang biasanya laku keras dipasaran.

Bahan yang sering digunakan tuk desain kaos distro mulai dari bahan cotton combed hingga dgn bahan tc atau pe. Tinta yang dipakai tuk kaos distro juga bervariasi sesuai dgn harga yang akan dijual. Biasanya harga mahal tintanya pun akan mempunyai kualitas yang bagus dan awet. Pemilihan tinta kaos distro terkadang mempunyai standart yang bagus.
Pemilihan lokasi toko menjadi faktor penting dalam bidang pemasaran, disarankan memilih lokasi yang strategis  dalam artian banyak dilihat dan dijangkau orang khusunya kawula muda, terlebih lagi dekat dengan komunitas atau tempat ngumpulnya anak muda atau pun sekolah dan mall, krena otomatis sebagai promosi langsung.

Disarankan untuk bisnis distro ini mempunyai cirri khas untuk desain kaos distro yang anda jual, semakin baik jika anda bisa memproduksi
Desain kaos distro biasanya sangat simpel dan tidak begitu rumit dalam proses pengerjaan sablon. Desain yang tegas dan besar adalah ciri khas dari kaos distro. Tidak ribet dan kecil-kecil. Jarang sekali kaos ditro menggunakan warna sparasi karena meminimalisir reject dari kaos itu sendiri.

Anda jangan berpikir kaos distro itu murah jika anda memilih kualitas yang baik dan bagus. Kaos distro harganya sangat tinggi sehingga jika membeli kaos tersebut sebaiknya pilih yang cermat agar tidak kecewa. Produksi kaos distropun juga tidak banyak biasanya antara 25pcs – 100pcs. Hal ini dikarenakan kaos ini hanya dipakai oleh orang-orang tertentu dan jika anda jalan-jalan tidak malu karena kaosnya kembar dgn orang lain yang tidak anda kenal.

Tips Memulai Bisnis Distro




http://homemodels.org

Ilustrasi
Intisari-Online.com- Sejak muncul pertama kali pada tahun 1990-an di Bandung, distro semakin berkembang di beberapa kota. Bisnis ini tidak terpengaruh oleh serbuan garmen dari Cina. Soalnya, produk distro khas dan dijual dalam jumlah terbatas. Bahkan memiliki keunikan tersendiri.
Industri ini akan tetap eksis karena memiliki karakteristik yang dinamis. Ia sangat dekat dengan perkembangan mode dan selalu kreatif menjajakan ide hangat.
Nah, jika ingin terjun ke dunia ini, simak beberapa saran berikut:
  • Jika Anda memiliki outlet sendiri dan posisinya strategis, bisa mencari pemasok dengan sistem konsinyasi. Legalitas serta reputasi baik bisa mendongkrak rasa percaya pemasok produk.
  • Bagi pemilik modal pas-pasan, model usaha distro online dan menjadi reseller lebih disarankan.
  • Pada awalnya, pemasok menghendaki sistem jual putus. Seiring dengan berjalannya waktu, rasa kepercayaan segera tumbuh. Jadi, untuk tahap awal Anda harus menyediakan modal untuk mengisi outlet.
  • Keberadaan pemasok bisa diperoleh dari Internet atau komunitas. Mencari pemasok yang masih dalam tahap merintis usaha lebih disarankan. Umumnya pemasok seperti ini tidak jual mahal. Juga lebih mudah diajak kerja sama.
  • Menjalin hubungan kedekatan dengan komunitas tertentu. Berusaha mencari ciri khas mereka dan mendesain produk yang menyentuh ciri khas komunitas itu. (idebisnis Juli 2012)

Wednesday, October 31, 2012

Tips Traveling Tanpa Merusak Lingkungan




KOMPAS/LASTI KURNIA
Gili Trawangan bak kampung berwarga negara asing, turis asing hilir mudik dengan sepeda sewaan.

TERKAIT:
KOMPASIANA.com - Traveling memang asyik, tapi tanpa disadari traveling pun bisa memberikan dampak buruk bagi lingkungan, terutama dari segi emisi gas karbon. Selain itu, tak jarang kawasan wisata yang sebelumnya memiliki pemandangan yang mempesona, rusak akibat kunjungan paratraveler yang tidak mempedulikan kelestarian alam.

Berikut adalah tips yang bisa dipraktekkan agartraveling memberikan dampak yang minimal bagi lingkungan.
1. Hindari penggunaan kendaraan yang mengeluarkan emisi CO2nya besar dalam melakukan perjalanan ke tempat tujuan.
2. Gunakan sarana transportasi massal, sewa sepeda, delman atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi termasuk tempat-tempat indah yang tersembunyi.
3. Berkenalan dengan banyak orang saat di perjalanan, salah satu cara agar bisa share kendaraan. Hal itu akan menghemat emisi CO2, menghemat biaya perjalanan, dan tentunya menambah banyak teman.
4. Belilah makanan di kaki lima, warung, atau restauran penduduk. Hal itu dapat mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makanan dari lokasi yang jauh serta memberikan kontribusi langsung pada masyarakat lokal. Selain itu, biasanya perangkat makan di warung lokal tidak menggunakan plastik/styrofoam.
5. Pilih makanan dan minuman lokal. Selain dapat merasakan makanan dan minuman dari daerah asal, juga untuk mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan dari barang impor.
6. Bawa botol minuman sendiri sehingga bisa diisi ulang.
7. Bawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik.
8. Membuang sampah pada tempatnya.
9. Ambil spot wisata yang menawarkan layanan yang lebih ‘hijau” atau punya program lingkungan.
10. Dorong industri pariwisata untuk melakukan social responsibility. Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak wisatawan asing yang bersedia membayar lebih mahal asal kegiatan liburan mereka itu membantu sesama, ramah lingkungan dan melestarikan kebudayaan setempat.(Bowo Hartanto)

http://travel.kompas.com/read/2010/06/12/08105570/Tips.Traveling.Tanpa.Merusak.Lingkungan

Thursday, October 25, 2012

Fenomena Perkembangan Distro | Gaya Busana Remaja


Distro sudah menjadi sebuah fenomena baru yang hadir khususnya di kota-kota besar di Indonesia. Keberadaan distro menjadi sebuah tren setter untuk menghadirkan gaya busana remaja dan anak muda dengan berbagai macam keunikan dan kelebihannya. Mengamati perkembangan distro di kota besar ibarat kita mengamati deret hitung yang setiap tahun selalu mengalami peningkatan yang cukup pesat. Di Surabaya sendiri saat ini sudah ada banyak Distro yang bisa kita temui, bahkan mereka hadir disetiap sudut kota dengan berbagai macam produk busana yang dibutuhkan remaja dari ujung kaki hingga ujung kepala. Melihat isi dari Distro sama halnya kita melihat perkembangan gaya busana remaja yang sedang populer pada saat ini karena apa yang di sediakan dan dilihat pada display distro, itu pula yang sedang menjadi kesukaan remaja saat ini dalam memilih model pakaian. Inilah sebuah Fenomena yang secara tidak sadar ikut meramaikan berbagai macam perubahan yang ada di Indonesia.

Secara jujur, Distro secara langsung atau tidak langsung juga memberikan dampak positif untuk perkembangan mode dan perekonomian di Indonesia. Distro bukan hanya sebagai sebuah pilihan mode pakaian namun juga menjadi sebuah pilihan dalam membuka sebuah peluang usaha baru. Dan yang cukup menggembirakan dari fenomena ini adalah pemilik sebagian besar dari distro di Indonesia adalah mereka yang masih muda. Ini akan mempunyai dampak pembelajaran kemandirian untuk bangsa Indonesia yang sudah terkenal dengan gudang sejuta anak muda tanpa pekerjaan. Keberadaan dan perkembangan distro akan membuka banyak sekali lapangan kerja yang tentu saja hal tersebut akan otomatis meningkatkan kualitas hidup rakyat. Dampak positif lain dari Distro adalah para remaja kini bisa bergaya dengan model pakaian terkini yang mereka sukai tanpa harus banyak mengeluarkan isi dalam dompet mereka. Kualitas produk dari Distro tidak kalah dengan produk yang terpampang pada butik atau tempat perbelanjaan busana lainnya.

Yang menjadi hal yang menarik lagi ketika kita berkunjung ke salah satu distro adalah penataan tempat, barang maupun tata cahaya yang di setting dengan sangat menarik. Lahan distro yang kebanyakan tidak terlalu besar dan luas bisa disulap menjadi tempat berbelanja busana yang sangat nyaman untuk para calon pembeli yang berkunjung dengan variasi warna yang menarik untuk memberi kenyamanan setiap orang yang datang untuk membeli atau sekedar mencari tahu tren busana anak muda jaman sekarang. Sepatu, baju, kaos, sabuk, dompet, topi dll di jual dengan harga yang disesuaikan dengan isi dompet remaja. Inilah yang membuat distro semakin berkembang dan semakin menarik simpati para remaja di kota-kota besar Indonesia.

Walaupun dengan segudang citra positif yang termuat dalam perkembangan Distro di Indonesia tetap saja ada sesuatu kekhawatiran yang berkembang yaitu para remaja menjadi sedikit konsumerisme dalam berbelanja sebuah produk yang mereka sukai. Kekhawatiran yang lain adalah remaja yang terlalu fokus mendandani fisik mereka semata. Namun secara keseluruhan perkembangan distro di Indonesia tetap memberikan pengaruh positif bagi perkembangan dunia fashion, gaya busana hingga membei pembelajaran tentang sebuah kemandirian mendirikan usaha.
http://achiles-punyablog.blogspot.com/2009/05/fenomena-perkembangan-distro-gaya.html

Category Article