Showing posts with label laki - laki. Show all posts
Showing posts with label laki - laki. Show all posts

Friday, November 23, 2012

TREN KAOS UNIK 'SABUK PENGAMAN' BIKIN SIBUK POLISI CHINA



Kaos dengan motif sabuk pengaman hebohkan ChinaTREN KAOS UNIK 'SABUK PENGAMAN' BIKIN SIBUK POLISI CHINADesain unik kaos ternyata dapat membuat polisi China kerepotan. Pasalnya kaos tersebut bisa disalahgunakan oleh para pengemudi yang malas. Masalahnya kaos itu memiliki desain yang mirip orang mengenakan sabuk pengaman. Baca juga MOBIL TERIRIT TOYOTA PRIUS C SIAP MASUK PASAR INDONESIA

Kaos yang menjadi pembicaraan tersebut berwarna putih dengan garis melintang hitam di bagian dada. Bila dilihat dari jauh saat berkendara bentuknya menyerupai sabuk pengaman. Hal ini yang dikhawatirkan polisi bila para pengendara yang malas menghindari pemakaian sabuk dengan mengenakan kaos tersebut sehingga membahayakan nyawa mereka sendiri.

Keberadaan kaos unik itu diketahui oleh petugas polisi pada 17 Agustus. Kaos itu mulai dikenali di publik setelah iklannya menyebar dengan slogan "barang yang harus dimiliki oleh para pengemudi". Sejak itu kaos ini menjadi pembicaraan di situs-situs China.

Beberapa kantor pemerintah lokal Cina yang mengurusi keselamatan publik akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi dalam menanggapi popularitas kaos ini. Mereka mengingatkan pengendara untuk mengutamakan keselamatan dengan tetap mengenakan sabuk pengaman. Karena 90 persen penduduk China tidak memiliki kebiasaan memakai sabuk pengaman dan tidak memahami pentingnya penggunaan tersebut.

Munculnya kaos 'sabuk pengaman' ini ternyata menarik perhatian pembeli di China.

TREN KAOS UNIK 'SABUK PENGAMAN' BIKIN SIBUK POLISI CHINA, Kaos Sabuk Pengaman, T Shirt Bergambar Seat Belt

http://bestseoeasy.blogspot.com/2012/08/tren-kaos-unik-sabuk-pengaman-bikin.html

TREN KAOS DISTRO


Ketika Seni Grafis Mejeng di Badan
Sekitar awal 2000-an, tren fashion di kalangan anak muda dimeriahkan oleh munculnya tren “kaos distro”. Tren ini menggeser tren factory outlet (FO) sebelumnya. Belum trendi kalau  belum memakai kaod distro, begitu kata anak muda jaman sekarang.
Oblong yang dijual lewat took fashion kecil ini memang banyak peminat. Bahkan, pada masa-masa tertentu, system antrian masuk diberlakukan oleh toko tersebut untuk mengatasi membludaknya pembeli. Kaos distro sebutan umumnya, bahannya tak berbeda dengan kaos oblong lainnya. Namun, sisi idealis dan seni dari kaos ini memang sangat kental. Ini juga bukan kaos oblong lain dimana sebuah desain dicetak secara missal dan disalurkan ke banyak tempat. Setiap desain kaos selalu diproduksi secara eksklusif, dengan jumlah terbatas.
Untuk penyuka seni grafis, kaos distro layaknya karya seni “berjalan” ketiak dipakai konsumennya. Desainnya memang tak dibuat secara asal, karena umumnya setiap prudusennya memiliki desainer khusus untuk produknya. Mereka selalu mengejar ide-ide orisinil dalam karyanya, karena itu tindakan tiru-meniru sering kali dipantangi.
Ciri khas lain dari kaos distro ini adalah kaitannya yang sangat erat dengan suatu komunitas tertentu, seperti musik, olah raga ekstrim (skateboard, surfing, dan sebagainya), hingga grafis. Tren itu pun tumbuh subur dikalangan komunitas tersebut.
Muncul Karena Krisis
Kaos distro sebenarnya fenomena kebangkitan industri busana local yang digawangi (umumnya) oleh anak muda, dengan aneka gaya “kebebasan” desain. Sedikit banyak, tren ini dipicu oleh seni grafis. Para anak muda pecinta seni ini akhirnya menggunakan media kaos untuk menumpahkan ide-idenya.
Selain itu, mereka memang sengaja membidik peluang bisnis. Pada masa itu, sekitar pertengahan 90-an, ketika krisis ekonomi terjadi, kaos-kaos trendi impor melambung harganya. Hal ini membuka peluang para pecinta kaos oblong grafis untuk secara mandiri membuatnya.
Berawal dari industri “iseng-iseng” yang kemudian diminati banyak orang, lalu produksipun meningkat. Daya tarik kaos distro diproduksi secara limited untuk setia desainnya, dan desainnya yang apik, gaul, dan umumnya unik membuat penyukanya semakin banyak. Maklum, tidak pasaran.
Tren ini bermula dari bandung, yang sejak dulu memang terkenal sebagai sentra industri garmen/ konveksi. Setelah tren FO berakhir, kota kembang kemudian dilanda wabah distro. Distro singkatan dari distribution outlet hanya sebuah toko kecil tempat menjual barang-barang (umumnya busana dan aksesorisnya) titipan. Tak beda dengan depertement store, Cuma rata-rata skalanya sebatas butik. Begitu populernya sampai-sampai bagi sebagian besar anak muda, rasanya belum ke bandung, jika belum kedistro.
Kaos grafik yang dikenal sebagai kaos distro adalah salah satu produk yang dijual, selain kemeja, celana, tas, hingga sepat. Tapi sebenarnya kekuatan fenomena ini sebenarnya bukan di distro, melainkan pada penitipan produk (yang umumnya disebut clothing company) Clothing company sering disingkatclothing yang merupakan sebutan untuk produsen produk yang memiliki brand (merek) produk busana.
Clothing dan distro tidak bias dipisahkan, karena di distro para pemilik clothing menitip jual barang. Beberapa clothing yang terbilang sudah mapan memiliki distro dengan plang nama brand-nya sendiri, serta menerima titipan produk dari clothing lain.

Thursday, November 8, 2012

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat

Oleh Amalia Masturah
BUDAYA menjaga lingkungan bersih dan tidak membuang sampah sembarangan, ternyata belum menjadi tradisi bagi sebagian besar masyarakat kita. Tumpukan sampah terkadang menjadi pemandangan menjijikkan, yang kerap terlihat di ruang-ruang publik. Akankah pemandangan yang tak elok dengan aroma tak sedap ini akan terus terlihat di kota dan dan di gampong-gampong kita di Aceh?

Jika kita perhatikan, sampah-sampah itu kebanyakan berbahan plastik, salah satunya adalah kantong plastik. Kantong plastik yang digunakan untuk menaruh barang-barang di tempat itu memang sudah menjadi “makanan” sehari-hari kita. Beli permen untuk anak-anak pakai kantong, beli minuman pakai kantong, beli buku pakai kantong, semuanya serba pakai kantong plastik.

Sayangnya, kebanyakan masyarakat kita di Aceh menggunakan kantong plastik hanya sekali pakai. Hal ini kemudian mengakibatkan penumpukan sampah. Kantong plastik yang seharusnya masih bisa digunakan dibuang dengan sengaja dan menjadi pemandangan kita ketika berjalan-jalan hingga terlihat di laut.

Sebagai seorang mahasiswa yang ngekost, plastik adalah benda yang hampir tiap hari saya hasilkan. Bayangkan saja, mie instan, deterjen, lauk untuk makan siang, semuanya berbungkus plastik. Dan saat ini saya menyimpan banyak kantong plastik yang saya taruh dalam satu tempat yang sewaktu-waktu bisa dijual saking banyaknya.

Di supermarket, kita bisa mendapati pelayanan yang begitu baik dari kasirnya yang memberi banyak plastik dengan membedakan barang yang kita ambil yang berbeda jenis. Makanan akan dibungkus atau dimasukkan dalam satu plastik. Keperluan rumah tangga seperti deterjen satu plastik dan lain sebagainya. Setiap belanja, kita dapat menghasilkan banyak plastik.


 

 Mengakibatkan keracunan
Sampah berbahan plastik membutuhkan waktu lama untuk bisa terurai, bisa mengakitbatkan keracunan dan mengganggu fungsi tubuh. Bukan hanya merugikan manusia, tapi juga merusak berbagai organisme lain. Jika kita buang ke laut, misalnya, akan mengganggu habitat air dan bisa mematikan ikan-ikan.

Karena itu, saya terkejut sekali ketika dulu saya pergi ke Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Satu gugusan kepulauan yang indah, terdiri dari 99 pulau, tercemar akibat ulah seorang anak buah kapal Very yang saya tumpangi, membuang seluruh isi tong sampah ke dalam laut. Sampah-sampah itu bagai segorombolan ikan yang mengapung di permukaan laut dan sebagian lagi tnggelam.Tentu saja yang mengapung sebagian besarnya adalah sampah plastik.
 

Karena itu, saya sendiri sebagai anak Aceh Singkil, kini ragu-ragu dan tidak berani menjamin bahwa tanah kelahiran saya dengan panorama alam yang indah itu akan tetap menjadi tempat yang nyaman di masa depan nanti. Bayangkan, jika setiap pelayaran, prilaku membuang sampah akan terus berlangsung.

Dalam UU No.18/2008 tentang Pengelolaan Dampah disebutkan bahwa orang-orang yang membuang sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi pidana dan denda. Negara Australia sudah melakukannya terlebih dulu. Di negara kanguru ini, untuk membuang ludah saja di sembarang tempat, misalnya, akan dikenakan denda.
 

Selain itu, sebelum membuang sampah, pastikan bahwa yang hendak kita buang adalah barang-barang yang memang tidak dapat dipakai lagi, seperti plastik makanan seperti, plastik roti dan mie. Jangan membuang ke selokan ataupun laut.
 

Baru-baru ini ada kantong plastik yang bertuliskan ramah lingkungan yang katanya dapat hancur sendiri dalam kurun waktu yang singkat. Namun ada sebuah peringatan: tergantung keadaan lingkungan. Walaupun telah ada kantong plastik yang demikian, tetap saja kita harus menjaga lingkungan dan tidak boleh membuang sampah sembarangan.

 Buang pada tempatnya
Dalam mengelola sampah, ada banyak hal yang dapat kita lakukan. Beberapa tips berikut mungkin bisa dicoba. Pertama, membuang sampah di tempatnya. Dengan membuang sampah pada tempatnya, sama artinya kita menjaga kelestarian hidup dan menciptakan lingkungan yang bersih; Kedua, simpan kantong-kantong plastik yang masih dapat digunakan, lipat dan taruh di satu tempat. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kita tidak perlu membeli ataupun mencari-cari lagi;
 

Ketiga, bawa kantong plastik yang disimpan itu sesuai kebutuhan ketika hendak pergi dari rumah dan selipkan di tas ataupun dompet sehingga ketika kita hendak membeli makanan ataupun barang yang lain kita tidak perlu meminta pada penjualnya. Penjual pasti tidak merasa keberatan; Keempat, bagi yang hendak membeli makanan untuk dibungkus mungkin bisa berpikir ulang dan lebih baik makan di warung. Selain bisa mengambil banyak nasi dan sayurnya bisa mengurai penggunaan plastik;

Kelima, membeli barang-barang kecil seperti permen, snack, buku, yang sekiranya dapat dipegang dan ditaruh di dalam tas juga sangat membantu mengurangi pemakaian plastik; Keenam, beli tas tenteng yang dapat digunakan yang mudah dibawa dan dilipat. Di beberapa supermarket di Jawa, tas seperti ini sudah mulai banyak digunakan masyarakat. Walaupun di Aceh belum banyak yang punya, kita punya kesempatan untuk mencoba, dan;

Ketujuh, jika sudah terlalu banyak, berikan kantong-kantong plastik itu pada warung-warung terdekat di dekat tempat tinggal atau dapat pula diberi pada pemulung-pemulung sehingga terbantulah nafkahnya. Sedekah bukan hanya dengan uang, namun dari kantong plastik pun kita dapat bersedekah. Selain menjaga kelestarian hidup kita juga dapat nilai plus berupa pahala sedekah dari Allah SWT.

Mari menjaga kelestarian hidup ini dan dimulai dari diri sendiri. Mulailah dari hal-hal kecil yang dapat dilakukan agar lingkungan ini tetap terjaga. Allah SWT juga telah mengingatkan dengan firmannya: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya...” (QS. al-A’raaf: 56).

Tunggu apa lagi, mari tunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan! Sampai kapan kita harus melihat melihat tumpukan sampah yang berserakan, yang dapat mengganggu kesehatan dan mencemari lingkungan hidup kita? Ayo mengelola sampah sekarang, demi mewujudkan masa depan sehat dan bersih!


* Amalia Masturah
, Mahasiswi Ilmu Keperawatan (S1) Unsyiah, Banda Aceh. Aktif di FLP Aceh, IPM Aceh, dan 

BEM FK Unsyiah. Email: ayli_nasheza@yahoo.co.id


http://aceh.tribunnews.com/2012/06/02/ciptakan-lingkungan-bersih-dan-sehat

Pentingnya Menciptakan Lingkungan Sehat



Menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang sangat penting dan harus dilakukan oleh setiap orang. Kesehatan tubuh bisa diperoleh melalui konsumsi makanan bergizi ataupun berolahraga secara teratur. Namun Anda pun harus berusaha menciptakan lingkungan sehat di sekitar Anda, karena lingkungan juga merupakan faktor penting bagi kesehatan tubuh.

Menciptakan lingkungan sehat tidaklah sulit dilakukan dan bisa dimulai dari hal-hal yang kecil yang kadang sering dilupakan oleh banyak orang, misalnya membuang sampah sekecil apapun pada tempatnya.


Menciptakan Lingkungan Sehat

Lingkungan sehat adalah lingkungan yang bersih. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk mendukung kesehatan tubuh kita. Berikut ini adalah beberapa contoh hal yang bisa Anda perbuat untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Lingkungan dalam rumah. Lingkungan sehat berawal dari rumah Anda sendiri, dimana Anda hidup di dalamnya setiap hari. Apa saja yang harus dilakukan untuk membuat rumah yang bersih dan sehat?

1. Sediakan selalu tempat sampah di tempat-tempat tertentu, misalnya di dapur. Untuk tempat-tempat tertentu, sediakan tempat khusus sampah kering. Dengan menyediakan tempat sampah pada rumah kita atau pun di dapur maka hal ini akan memberikan kita kemudahan dalam proses pembuangan sampah.

Seseorang ketika akan membuang sampah maka akan mencari tempat sampah. Jika tempat sampah yang dicari mudah untuk dilakukan, maka ia akan membuang sampah di dalam tempat sampah tersebut. Namun jika sebaliknya, ketika akan membuang sampah namun tak ditemukan tempat yang tepat untuk membuang sampah maka hal itu akan menyebabkan ketidaknyamanan. Sampah akan dibuang dengan sembarangan atau di tempat manapun yang ditemukan.

Selain memberikan kenyamanan dalam proses pembuangan, kita pun juga dapat untuk memberikan tempat yang berbeda. Satu tempat sampah untuk sampah yang berjenis sampah kering dan satu tempat sampah lain untuk jenis sampah basah. Karena jika dua jenis sampah yang berbeda ini dikempulkan pada satu tempat sampah yang sama maka akan membuat kondis yang tidak nyaman.

Selain menyediakan tempat sampah, kita juga harus memberikan perhatian mengenai keteraturan dalam pembuangan sampah yang sudah penuh berisi di tempat sampah. Jika memang sampah sudah terlihat memenuhi tempat sampah kita maka kita harus rajin untuk membuangnya.

Atau pun kita harus membuangnya dalam jangka waktu terntu, misalnya setiap hari atau pun setiap dua hari. Karena sampah jika dibiarkan menumpuk di tempat sampah dan tak segera dibuang ke tempat pembuangan maka akan memunculkan bau yang tidak sedap dan akan menganggu dari suasana nyaman yang ada di dalam rumah kita. Tentu kita tak akan menyukai jika setiap kita masuk ke dalam rumah, misalnya dapur, kita selalu mencium bau yang tak sedap. Untuk itu, kita harus rajin membuang sampah yang ada di dalam keranjang sampah di dalam rumah kita terutama yang ada di dapur.

2. Jangan menunggu hingga tempat sampah penuh, terutama untuk sampah basah yang biasanya ada di dapur. Sampah bisa mengundang serangga (lalat atau kecoa) yang tentu saja bisa mendatangkan penyakit bagi keluarga. Selain mendatangkan bau yang tak sedap dan menganggu, sampah yang menumpuk juga akan menimbulkan hal ini.

Banyaknya serangga seperti lalat atau pun kecoa yang ada di dalam rumah kita tentunya akan membuat kita merasa tak suka dan tak betah untuk berlama-lama berada di dalam rumah kita sendiri. Pembuangan sampah yang ada didalam keranjang sampah memang harus dilakukan secara berkala dan rutin.

Serangga tersebut memang sangat dekat dengan adanya sampah. Oleh karena itu kita harus lebih perhatian kepada sampah kita. Jangan sampai keinginan untuk menciptakan suasana dan rumah yang bersih dari sampah namun karena kita tak jeli melihat kedaan sampah di keranjang sampah justru menjadi penyebab datangnya hewan serangga pembawa penyakit.

3. Bersihkan lantai rumah secara rutin, dimulai dengan menyapu lalu dipel hingga benar-benar bersih. Lantai adalah bagian rumah yang paling sering untuk langsung terkena di kulit kita. Jika lantai kotor tentunya akan mengandung banyak kuman dan hal ini akan dapat memberikan efek yang kurang baik bagi diri kita dan keluarga kita.

Terutama ketika kita punya anak yang masih balita dimana pada usia tersebut masih suka bermain di lantai. Atau bahkan mengambil makanan yang telah jatuh ke lantai tanpa tahu bagaimana keadaan dari lantai tersebut apakah masih bersih atau sudah kotor.

Untuk menghindari hal-hal seperti itu terjadi maka kita sudah selayaknya untuk rajin dalam membersihkan lantai rumah. Jika lantai bersih dan wangi tentu tak hanya kuman yang tak mau datang ke rumah kita. Namun kita menjadi nyaman melihat keadaan lantai yang bersih dan wangi tersebut. Suasana rumah dapat menjadi lebih indah dan sejuk.

Jika kita mengepel lantai rumah kita, kita dapat menggunakan sabun pencuci lantai yang mengandung formula anti kuman. Karena memang sabun jenis ini telah ada di pasaran. Dengan menggunakan sabun jenis ini, kita dapat menghindarkan diri dari mudahnya untuk datang kuman ke lantai kita.

4. Bersihkan pula bagian-bagian rumah yang lain, misal jendela, rak atau lemari, maupun perabotan rumah yang lain. Kita memang tak harus membersihkan seluruh perabotan ini setiap hari.kita dapat melakukannya jika memang sudah kita anggap perlu untuk melakukannya. Kita dapat melakukannya misalnya seminggu sekali atau dua minggu sekali.

Usaha pembersihan perabotan ini adalah untuk menghindarkan perabotan kita dari tertempeli dengan debu. Karena dengan banyaknya debu maka akan memberikan efek yang kurang baik bagi sistem pernapasan kita. Jika banyak debu terhirup oleh kita atau pun anak-anak kita maka dapat saja mereka akan terserang penyakit pernapasan.

Selain itu, perasaan melihat semua perabotan rumah berdebu tentunya hanya akan memberikan kesan yang tak baik. Sebaliknya jika kita melihat rumah beserta seluruh perabotan yang ada di dalamnya bersih dan jauh dari debu maka hal tersebut akan menimbulkan kenyamanan bagi kita untuk tinggal dan menikmati suasana rumah.

5. Jika ada kotoran, misalnya air minum atau makanan yang tumpah, segera bersihkan dengan lap basah lalu dikeringkan. Penggunaan lap kering setelah lap basah ini adalah untuk mempercepat pengeringan. Karena lantai yang basah sangatlah rawan bagi anak-anak. Bisa jadi mereka tak melihat bahwa lantai masih dalam keadaan basah, sehingga mereka dengan begitu enaknya saja berlari dan akhirnya terjatuh.

6. Salah satu cara menciptakan lingkungan sehat adalah dengan membiarkan udara luar dan cahaya matahari masuk ke rumah ketika pagi hari. Hal ini akan membuat rumah tidak pengap, segar, dan juga tidak nampak suram.

Sirkulasi udara yang baik sangat mempengaruhi kualitas rumah. Rumah yang baik adalah rumah yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Udara yang kotor yang berada di dalam rumah dapat dengan mudah untuk digantikan dengan uadar yang bersih yang berasal dari luar rumah. Hal ini dapat dilakukan dengan membuka jendela atau pun pintu yang ada di dalam rumah sehingga udara dapat keluar masuk dengan mudah dan bebas.

Udara kotor yang seakan terpenjara di dalam rumah dapat menyebabkan aneka penyakit datang. Dan ini sangat berbahaya bagi perkembangan anak kita. Anak akan mudah untuk terjangkiti penyakit hanya dikarenakan masalah kurangnya udara untuk keluar masuk ke dalam rumah.

Lingkungan luar rumah. Tak hanya lingkungan dalam rumah, Anda pun harus menjaga kebersihan lingkungan yang ada di luar rumah, mulai dari teras dan juga halaman/taman rumah.

1. Lakukan kerja bakti secara rutin minimal seminggu sekali untuk membersihkan teras dan halaman rumah. Bersihkan rumput liar, memangkas tanaman rimbun, atau membersihkan got agar tidak menjadi sarang nyamuk.

2. Sediakan tempat sampah khusus di luar rumah. Tempat sampah ini memang juga disediakan untuk tempat sampah yang dimungkinkan akan dibuang di luar rumah.

3. Atur tanaman di halaman agar tidak terlalu banyak tapi juga tidak terlalu sedikit. Pepohonan yang cukup di sekitar rumah akan membuat rumah tampak segar namun tetap terlihat asri.

Itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencitapkan lingkungan sehat di rumah kita, baik rumah bagian luar atau pun rumah bagian dalam.

Tuesday, November 6, 2012

Mengelola Bisnis Distro



Kaos Distro – Menjamurnya outlet-outlet distro menjadi cerminan betapa potensialnya bisnis ini, potensi bisnis ini didukung oleh semakin banyaknya orang-orang yang memperhtikan penampilan mereka. Makin berkembangnya bisnis ini secara umum telah mendongkrak usaha kecil karena biasanya distro yang kini berkembang dikelola oleh pemodal-pemodal kecil dan menengah.

Laris manisnya bisnis distro ini tak terlepas dari kaula muda yang menjadi konsumen utama, ingin tampil beda karena biasanya desain koas distro mempunyai desain unik, kreatif dan yang paling penting adalah limited, dan desain Kaos distro yang memiliki desain yang bagus, unik dan limited lah yang biasanya laku keras dipasaran.

Bahan yang sering digunakan tuk desain kaos distro mulai dari bahan cotton combed hingga dgn bahan tc atau pe. Tinta yang dipakai tuk kaos distro juga bervariasi sesuai dgn harga yang akan dijual. Biasanya harga mahal tintanya pun akan mempunyai kualitas yang bagus dan awet. Pemilihan tinta kaos distro terkadang mempunyai standart yang bagus.
Pemilihan lokasi toko menjadi faktor penting dalam bidang pemasaran, disarankan memilih lokasi yang strategis  dalam artian banyak dilihat dan dijangkau orang khusunya kawula muda, terlebih lagi dekat dengan komunitas atau tempat ngumpulnya anak muda atau pun sekolah dan mall, krena otomatis sebagai promosi langsung.

Disarankan untuk bisnis distro ini mempunyai cirri khas untuk desain kaos distro yang anda jual, semakin baik jika anda bisa memproduksi
Desain kaos distro biasanya sangat simpel dan tidak begitu rumit dalam proses pengerjaan sablon. Desain yang tegas dan besar adalah ciri khas dari kaos distro. Tidak ribet dan kecil-kecil. Jarang sekali kaos ditro menggunakan warna sparasi karena meminimalisir reject dari kaos itu sendiri.

Anda jangan berpikir kaos distro itu murah jika anda memilih kualitas yang baik dan bagus. Kaos distro harganya sangat tinggi sehingga jika membeli kaos tersebut sebaiknya pilih yang cermat agar tidak kecewa. Produksi kaos distropun juga tidak banyak biasanya antara 25pcs – 100pcs. Hal ini dikarenakan kaos ini hanya dipakai oleh orang-orang tertentu dan jika anda jalan-jalan tidak malu karena kaosnya kembar dgn orang lain yang tidak anda kenal.

Tips Memulai Bisnis Distro




http://homemodels.org

Ilustrasi
Intisari-Online.com- Sejak muncul pertama kali pada tahun 1990-an di Bandung, distro semakin berkembang di beberapa kota. Bisnis ini tidak terpengaruh oleh serbuan garmen dari Cina. Soalnya, produk distro khas dan dijual dalam jumlah terbatas. Bahkan memiliki keunikan tersendiri.
Industri ini akan tetap eksis karena memiliki karakteristik yang dinamis. Ia sangat dekat dengan perkembangan mode dan selalu kreatif menjajakan ide hangat.
Nah, jika ingin terjun ke dunia ini, simak beberapa saran berikut:
  • Jika Anda memiliki outlet sendiri dan posisinya strategis, bisa mencari pemasok dengan sistem konsinyasi. Legalitas serta reputasi baik bisa mendongkrak rasa percaya pemasok produk.
  • Bagi pemilik modal pas-pasan, model usaha distro online dan menjadi reseller lebih disarankan.
  • Pada awalnya, pemasok menghendaki sistem jual putus. Seiring dengan berjalannya waktu, rasa kepercayaan segera tumbuh. Jadi, untuk tahap awal Anda harus menyediakan modal untuk mengisi outlet.
  • Keberadaan pemasok bisa diperoleh dari Internet atau komunitas. Mencari pemasok yang masih dalam tahap merintis usaha lebih disarankan. Umumnya pemasok seperti ini tidak jual mahal. Juga lebih mudah diajak kerja sama.
  • Menjalin hubungan kedekatan dengan komunitas tertentu. Berusaha mencari ciri khas mereka dan mendesain produk yang menyentuh ciri khas komunitas itu. (idebisnis Juli 2012)

TIPS KEBERHASILAN USAHA



 

http://animangaacehplus.files.wordpress.com
Untuk memulai usaha distro perlu memperhatikan beberapa hal, diantaranya adalah
  • Memilih lokasi yang strategis dan tata ruang yang nyaman, sesuai dengan gaya hidup dan ciri khas anak muda. Lokasi strategis mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan dalam berbelanja atau tata ruang yang dapat dinikmati atau menunggu.  Selain itu, akan lebih memberi nilai tinggi, jika lokasi distro ditunjang oleh lahan parkir yang nyaman, luas dan memadai.
  • Mencari informasi mengenai  beberapa perusahaan produsen pakaian/garment atau fashion dan clothing company yang memungkinkan dapat menjadi pemasok barang-barang jualan pada distro secara khas dan rutin.
  • Memfokuskan diri pada usaha penjualan barang-barang yang mudah laku dan cepat laku atau fast moving product.  Beberapa produk ini meliputi pakaian, T-shirt atau beberapa barang unik yang jarang ditemukan  pada distro lain atau spesifik dan khas hanya ada pada distro.
  • Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama saudara, kerabat, atau teman yang dapat dipercaya untuk mengelola dan mengembangkan distro bersama-sama. Kerjasama dilakukan atas dasar kebersamaan, soliditas, saling pengertian, saling berbagi, saling memberi manfaat dan saling menguntungkan.
  • Senantiasa mencari informasi produk, harga, dan kualitas layanan terbaik sesuai dengan trend dan terkini, serta melakukan pembaharuan terhadap jenis dan macam produk-produk yang digemari anak muda dan menjadi gaya masa kini. Sadar dan punya pengetahuan terhadap mode menjadi kewajiban penting yang menjadi ciri khas pengelola distro disamping meningkatkan pelayanan prima.
  • Pelaku usaha distro perlu mengembangkan dan membangun jaringan yang lebih baik serta menciptakan citra positif dari pelanggan mengenai produk yang dihasilkan atau dijual di distronya. Dengan kata lain, produk dan tingkat layanan akan membangun citra distro dengan brand awareness pelanggan.

Wednesday, October 31, 2012

Inilah Tips Menjaga Lingkungan Hidup ala Follower @republikaonline



Selasa, 05 Juni 2012, 17:48 WIB
  
Inilah Tips Menjaga Lingkungan Hidup ala Follower @republikaonline
Twitter
Setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day/WED), terhitung sejak PBB menetapkannya pada tahun 2000 silam. Tahun ini, WED mengangkat tema "Green Economy: Does it Include You?"  

Ekonomi hijau adalah tujuan dari pembangunan yang mengutamakan peningkatan standar hidup manusia, keadilan sosial, sembari menekan perusakan lingkungan serta kelangkaan sumber daya alam. Dengan kata lain, ekonomi hijau adalah tentang upaya tindakan-tindakan ekonomi yang menghasilkan karbon lebih rendah, efisien sumber daya, dan pada saat bersamaan inklusif secara sosial.

Berbagai cara dilakukan agar lingkungan hidup tetap terjaga, tak terkecuali beredarnya berbagi tips maupun seruan dalam rangka WED via jejaring sosial Twitter. Berikut ini beberapa tips untuk menjaga lingkungan hidup berdasarkan pengalaman pribadi versi Sobat ROLers (follower ROL):

1. Kalau saya kemana-mana naik mobil abang (angkot). (@Tobing255)

2. 5 Juni itu tanggal lahir saya. Saya rayain dengan menanam pohon pisang, jambu, mangga di lahan terlantar Jakarta. (@babyfzn)

3. Sudah mulai memupuk tanaman di sekeliling rumah, bahkan di atas carport. (@feisholl)

4. Matikan mesin motor saat lampu merah di atas 30 detik. (@CiciAbdullah)

5. Naik Commuter Line terus kalau ke Jakarta. (@WidodoJokoUtomo)

6. Pakai cloth Diaper (popok kain cuci pakai) untuk babyku, dibanding harus pakai popok sekali pakai berbahan plastik. (@NoonKey)

7. Habis ngemil atau minum di kendaraan umum, jika tak ada tempat sampah, masukkan ke tas dulu. (@lienSoepomo)

8. Tidak membuang sampah ke sungai, walaupun rumahku persis di pinggir sungai. (@ekamufie)

9. Makanlah ditempat makan! minimalisir penggunaan kantong kresek, minimalisir sampah. (@NugrahaRahmat) 

10. Dengan bersepeda, bisa mengurangi berjuta-juta emisi dan menyehatkan badan. Mari terapkan hidup sehat sejak dini. (@arkanashif12)

11. Matikan lampu saat tidur, memakai air untuk mandi seperlunya, memakai deterjen yang dapat terurai tanah, membawa botol minum. (@dymaldini)

12. Kurangi pemakaian tisu dan ganti dengan saputangan. (@rulirara)

13. Sedia map folder di tas, kalau habis fotokopi, atau habis nge-print di rental, tidak perlu minta plastik. (@setyopran)

14. Setiap hari naik angkot kalau ke kantor. Tidak capai nyetir, tak pusing cari dan bayar parkir mobil. (@jenkRatih)

15. Bawa bag sendiri kalau mau belanja, tolak pakai kantong plastik.. Dan hemat air sebisa mungkin :) (@indigo_science)

Itu sebagian pengalaman Sobat ROLers dalam menjaga lingkungan hidup. Bagaimana denganmu?

Redaktur: Miftahul Falah
Sumber: Antara dan Twitter

http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/kabar/12/06/06/m554oj-inilah-tips-menjaga-lingkungan-hidup-ala-follower-republikaonline

Tips Traveling Tanpa Merusak Lingkungan




KOMPAS/LASTI KURNIA
Gili Trawangan bak kampung berwarga negara asing, turis asing hilir mudik dengan sepeda sewaan.

TERKAIT:
KOMPASIANA.com - Traveling memang asyik, tapi tanpa disadari traveling pun bisa memberikan dampak buruk bagi lingkungan, terutama dari segi emisi gas karbon. Selain itu, tak jarang kawasan wisata yang sebelumnya memiliki pemandangan yang mempesona, rusak akibat kunjungan paratraveler yang tidak mempedulikan kelestarian alam.

Berikut adalah tips yang bisa dipraktekkan agartraveling memberikan dampak yang minimal bagi lingkungan.
1. Hindari penggunaan kendaraan yang mengeluarkan emisi CO2nya besar dalam melakukan perjalanan ke tempat tujuan.
2. Gunakan sarana transportasi massal, sewa sepeda, delman atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi termasuk tempat-tempat indah yang tersembunyi.
3. Berkenalan dengan banyak orang saat di perjalanan, salah satu cara agar bisa share kendaraan. Hal itu akan menghemat emisi CO2, menghemat biaya perjalanan, dan tentunya menambah banyak teman.
4. Belilah makanan di kaki lima, warung, atau restauran penduduk. Hal itu dapat mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makanan dari lokasi yang jauh serta memberikan kontribusi langsung pada masyarakat lokal. Selain itu, biasanya perangkat makan di warung lokal tidak menggunakan plastik/styrofoam.
5. Pilih makanan dan minuman lokal. Selain dapat merasakan makanan dan minuman dari daerah asal, juga untuk mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan dari barang impor.
6. Bawa botol minuman sendiri sehingga bisa diisi ulang.
7. Bawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik.
8. Membuang sampah pada tempatnya.
9. Ambil spot wisata yang menawarkan layanan yang lebih ‘hijau” atau punya program lingkungan.
10. Dorong industri pariwisata untuk melakukan social responsibility. Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak wisatawan asing yang bersedia membayar lebih mahal asal kegiatan liburan mereka itu membantu sesama, ramah lingkungan dan melestarikan kebudayaan setempat.(Bowo Hartanto)

http://travel.kompas.com/read/2010/06/12/08105570/Tips.Traveling.Tanpa.Merusak.Lingkungan

SOEMPAH PEMOEDA


SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928

Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.
Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :
Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
  1. Abdul Muthalib Sangadji
  2. Purnama Wulan
  3. Abdul Rachman
  4. Raden Soeharto
  5. Abu Hanifah
  6. Raden Soekamso
  7. Adnan Kapau Gani
  8. Ramelan
  9. Amir (Dienaren van Indie)
  10. Saerun (Keng Po)
  11. Anta Permana
  12. Sahardjo
  13. Anwari
  14. Sarbini
  15. Arnold Manonutu
  16. Sarmidi Mangunsarkoro
  17. Assaat
  18. Sartono
  19. Bahder Djohan
  20. S.M. Kartosoewirjo
  21. Dali
  22. Setiawan
  23. Darsa
  24. Sigit (Indonesische Studieclub)
  25. Dien Pantouw
  26. Siti Sundari
  27. Djuanda
  28. Sjahpuddin Latif
  29. Dr.Pijper
  30. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  31. Emma Puradiredja
  32. Soejono Djoenoed Poeponegoro
  33. Halim
  34. R.M. Djoko Marsaid
  35. Hamami
  36. Soekamto
  37. Jo Tumbuhan
  38. Soekmono
  39. Joesoepadi
  40. Soekowati (Volksraad)
  41. Jos Masdani
  42. Soemanang
  43. Kadir
  44. Soemarto
  45. Karto Menggolo
  46. Soenario (PAPI & INPO)
  47. Kasman Singodimedjo
  48. Soerjadi
  49. Koentjoro Poerbopranoto
  50. Soewadji Prawirohardjo
  51. Martakusuma
  52. Soewirjo
  53. Masmoen Rasid
  54. Soeworo
  55. Mohammad Ali Hanafiah
  56. Suhara
  57. Mohammad Nazif
  58. Sujono (Volksraad)
  59. Mohammad Roem
  60. Sulaeman
  61. Mohammad Tabrani
  62. Suwarni
  63. Mohammad Tamzil
  64. Tjahija
  65. Muhidin (Pasundan)
  66. Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  67. Mukarno
  68. Wilopo
  69. Muwardi
  70. Wage Rudolf Soepratman
  71. Nona Tumbel
Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
  1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
    di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
    Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
    Kong Liong.
  2. 2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
    Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
    yaitu :
    a. Kwee Thiam Hong
    b. Oey Kay Siang
    c. John Lauw Tjoan Hok
    d. Tjio Djien kwie

Monday, October 29, 2012

Tips Sukses Berbisnis Bersama Teman



Anda akan memuali bisnis bersama teman? Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar bisnis Anga berjalan dengan lancar dan sekaligus pertemanan tetap berjalan lancar. Berikut iniTips berbisnis bersama teman:
1. Catat Pembagian Saham. Jangan mentang-mentang berteman, saham hanaya Anda kumpulkan begitu saja. Adakan pertemuan dengan semua pemegang saham dan buat catatan tentang besarnya saham dari setiap anggota bisnis.
2. Jaga Sikap. Jangan samakan sikap Anda saat bekerja dengan sikap Anda saat jalan bersama teman. Di lingkungan kerja Anda harus tetap profesional dan setiap keputusan harus didiskusikan bersama.
3. Pribadi VS Perusahaan. Jika sedang butuh dana untuk keperluan pribadi, jangan pernah mengambil dana perusahaan. Ingat, ada uang orang lain di dalam perusahaan sehinga Anda tidak bisa menggunakan seenaknya.